2007 , pertama kali aku memasuki kampusku ini, aku adalah seorang mahasiswa baru di sebuah perguruan tinggi negeri di Surabaya. Kampusku sangat terkenal dengan Ospeknya yang keras dan kejam😀 , hari pertama aku mengenal teman-teman baru di jurusanku, ya walaupun belum hafal semuanya, dan disinilah ceritaku bermula. H-4 , hari terakhir ospek, pertama kali aku mengenalnya,dia duduk di rerumputan pinggir jalan dengan rambut yang dikepang2 (tuntutan ospek)😀 , dan wajah yang lesu.. tapi tetap tersenyum manis. aku menghampirinya, sekedar ingin say “hai .. ” , ya namanya arf***a s*********i , “iya nih lg nunggu jemputan kakak “, jawabnya penuh senyum.  Sejak hari itu aku dan dia lebih sering bertemu apalagi karena kita sekelas bareng, kelas ganjil (Nrp ganjil) , sering ngobrol bersama, ngerjain tugas sampai main game juga.  hari demi hari berlalu dan akupun semakin dekat dengan dia, salah satu kenangan yang aku ingat yakni ketika kita berMxit ria.. hehe,, jaman dulu ya… blum kenal YM, Twitter atau lainnya.  Yaaa,, ku akui memang aku telah jatuh cinta dengannya,tapi kadang apa yang kita harapkan tidak sama dengan kenyataan. Dia sudah milik seseorang, aku tahu tapi kenapa aku tetap mendekatinya, kadang memang cinta g pake logika. Aku masih ingat ketika aku telpon kamu dari jam 7 malam sampai jam 3 pagi,, ya jamanx pake st*rO*e hehe😀, kita ngobrol apa aja, semua tentang mu, tentangku.. tentang kamu dan dia. Aku tahu ini adalah sebuah kesalahan, dan aku tetap melakukannya, hingga semuanya berakhir berantakkan. aku melakukan tindakan bodoh, very stupid,, “Cok goblok e seh koen “   <<< luapan emosi…  masih teringat jelas kita ngobrol di kantin pusat, kamu menangis…  dan aku hanya diam. Andaikan waktu bisa terulang, ingin aku memperbaiki kesalahanku. aku menyesal fin…. , aku gak pengen melihatmu seperti itu.

Sejak saat itu, aku dan dia sudah tak lagi dekat, atau bahkan sangat jauh.. kita tak saling bersapa, semester berlalu dengan cepat, aku tak ingat jelas, ketika itu lg moment lebaran, akhirnya aku meminta maaf padanya. ya aku mengganggap diantara kita sudah berlalu. sejak saat itu aku mencoba melupakannya.  Mencoba mencari cerita cintaku yang lain, yaa aku mengenal orang lain.. si S. aku merasa kalau aku sudah bisa melupakannya. tapi ternyata… aku salah. Justru di saat aku menjadi mahasiswa akhir di kampus perjuangan ini, aku semakin mengingatnya, aku semakin gila olehnya, dan sekarang kondisinya sangat berbeda jauh, pacarnya adalah temanku sendiri. aku memang gila, aku mencoba mengubah mindset yang ada dipikiranku, aku tahu dia sudah bahagia bersamanya, aku sangat senang melihatnya seperti itu , tersenyum ceria disetiap hari-harinya. Semester akhir ini, aku dan dia sekelas bareng, itu membuatku semakin terpuruk dengan keadaanku. aku menikmati saat-saat kuliah terkahir bersamanya.  Tentang midset yang ku ubah, yaa aku menjadikan dia sebagai penyemangatku dalam mengerjakan TA ini. kadang teman-temanku berpikir aku ini strez atau gila, memasang posternya di kamarku… ya poster dirinya.  semakin hari , aku semakin memikirnya, aku benar2 gilaa fin..
hingga kemarin aku mengajakmu makan, ya itupun lewat salah seorang teman, dan kamupun akhirx mau. akhirnya kita ber4 menikmati malam itu dengan berpoker ria… kamu tahu ngak, mungkin itu kenangan terakhir yang kupunya darimu, aku sangat senang malam itu,  senang bisa ngobrol ma kamu, bisa bermain poker bareng, senang bisa melihat senyum mu…
aku memang berencana ingin mengungkapkan semuanya ke kamu, lebih tepatnya pas waktu wisuda, karena itu adalah hari terakhir aku bertemu denganmu, tapi sekali lagii … aku melakukan hal bodoh , kemarin aku sudah g tahan lagi… aku membawakanmu sesuatu, ya kamu tahu itu, aku memang gila, aku ke kosmu dan menitipkanx ke teman kita, karena kamu masih tidur.
aku berpikir, aku memang gila ya, itu kan masih pacar orang… kenapa aku malah berlebihan… dan mungkin rencanaku dipercepat ma tuhan, malam itu juga.. kamu nelpon aku. Dan aku menjelaskan semuanya ke kamu dan ke dia. aku hanya ingin bilang, aku minta maaf buat semuanya, buat semua yang pernah aku lakuin ke kamu, minta maaf karena membuatmu menangis 4tahun lalu, dan minta maaf karena untuk sekali lagi aku mengganggu hubunganmu. i’m so sorry …  aku cuma pengen bilang, aku masih suka sama kamu, dari 4tahun lalu… sampai sekarang, aku masih sayang sama kamu. ya, aku cuma ingin mengungkapkannya saja. aku gak pengen merusak kebahagianmu… , malam itu aku lega sekali bisa mengungkapkan semuanya, walaupun TAku blm selesai… T_T , hiks.. hhaahaa..

i’m happy for you ….

I’ve been doing such an idiot things for four years and 11 months just to make me visible in your heart,
and unfortunately you’ve never seen me.
thank you for having me as a friend.
and, I will never regret that I loved you “yesterday”

p.s:
God always knows best, right?
I know, someone in somewhere is already looking for me.

thanks buat semuanya….

aku berharap suatu saat nanti , aku bisa bertemu lagi denganmu…🙂